Banten – Plt kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten menghadiri kegiatan Gerakan Tanam Jagung Hibrida yang dilaksanakan di Kelompok Tani Mekar Jaya, Desa Mekar Sari, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional melalui optimalisasi lahan terlantar seluas 28 hektare menjadi lahan produktif.
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Banten, Bupati Lebak,plt kepala dinas pertanian provinsi banten,kepala dinas pertanian kabupaten lebak,serta sejumlah pemangku kepentingan dari pemerintah pusat dan daerah sebagai bentuk sinergi dalam memperkuat sektor pertanian.
Program tanam jagung hibrida ini didukung melalui penyediaan benih unggul, sarana produksi, hingga jaminan pasar oleh Bulog. Dengan tingginya kebutuhan jagung nasional dan masih terbatasnya pasokan lokal, program ini diharapkan mampu meningkatkan produksi jagung sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Nasir, mengatakan bahwa Kabupaten Lebak memiliki potensi besar sebagai salah satu sentra pengembangan jagung di Provinsi Banten. Namanya tercatat sebagai Plt Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten dalam pemberitaan terbaru Maret 2026.
“Gerakan tanam jagung hibrida ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kabupaten Lebak memiliki potensi lahan yang luas dan sangat strategis untuk pengembangan jagung. Kami optimistis, melalui kolaborasi semua pihak, produktivitas petani akan meningkat dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud,” ujar Nasir.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penguatan kelembagaan petani, pemanfaatan lahan tidur, serta akses pasar yang jelas menjadi kunci keberhasilan program pertanian berkelanjutan di Banten.
Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat tani setempat. Pemerintah berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengoptimalkan potensi pertanian lokal demi mewujudkan kemandirian pangan. nasional.
(Red)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar