Peristiwa bermula saat sebuah mobil mogok di perlintasan dekat stasiun, sehingga perjalanan KRL sempat terhenti dan tidak dapat melanjutkan perjalanan. Beberapa menit kemudian, KA Argo Bromo Anggrek datang dari arah belakang dan menghantam bagian akhir rangkaian KRL
Benturan keras tersebut menyebabkan gerbong khusus wanita yang berada di posisi paling belakang mengalami kerusakan parah. Proses evakuasi langsung dilakukan di lokasi kejadian, dengan korban luka dievakuasi ke area terdekat, termasuk mushala, untuk mendapatkan penanganan awal.
Berdasarkan laporan yang beredar, sedikitnya empat orang dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tersebut. Sebelumnya, pihak KAI Daop 1 Jakarta sempat mengonfirmasi adanya dua korban meninggal, namun jumlah korban kemudian bertambah berdasarkan data dari rumah sakit.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Ia juga menyebut pihak KAI bersama KNKT akan melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Hingga saat ini, petugas masih melakukan pengumpulan data serta pemeriksaan di lokasi kejadian. Arus perjalanan kereta di sekitar Bekasi Timur juga mengalami gangguan akibat insiden tersebut.
(Red)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar